Selasa, 26 April 2011

VISI & MISI SAYA
Visi: menjadi wirasuahawan yang handal di dalam bidang industri
Misi :percaya diri
Disiplin
Bertanggung jawab
Komunikasi
Moto: berusaha sampai sukses dan pantang menyerah



VISI&MISI SMK3
VISI:Menciptakan SDM yang unggul,berprestasi,berakhlak mulia untuk merebut pasar
kerja di era globalisasi.

MISI:-Menciptakan suasana belajar mengajar yang berwawasan mutu dan keunggulan yang
baik disekolah maupun didunia usaha/industri.
-Menciptakan SDM yang kompetens dan kompetitif dibidang akuntansi,administrasi
perkantoran,dan pemasaran yang mampu menjunjung tinggi profesionalisme dan
berjiwa entrepreneurship.
-Mengembangkan diklat barbasis kompetensi.
-Meningkatkan penguasaan bahasa inggris,mandarin,prancis dan bahasa asing
lainnya secara bertahap.
-Menciptakan tamatan yang mempunyai etos kerja yang tinggi dan tangguh serta
berakhlak mulia.
-Menjadikan sekolah sebagai lembaga diklat kebanggaan masyarakat.

MOTTO:Bertanggung jawab,bersemangat,dan kreatif.

Selasa, 12 April 2011


antara siapa dengan siapa
1.toko tetanga dengan toko business
2.tim busines dengan SMK3
3.petugas dengan business center
4.petugas pemasaran dengan wirausahawan
5.business dengan wirausahawan

Penyebab konflik
1.mengalami keulitan dalam memasarkan barang dagangan
2.kerepotan dalam melayani pengambilan barang-barang dagangan yang di –door to door- kan
3.kesulitan dalam memasarkan dilingkungan yang sudah banyak pengecer sembako
4.sistem perdagangan
5.kesulitan dalam memasarkan barang

Jenis konflik
1.konflik antarorganisasi
2.konflik antarindividual dalam organisasi
3.konflik antara individu dengan kelompok
4.konflik dalam bisnis
5.konflik dalam bisnis

Minggu, 03 April 2011

  salah satu cara yang dapat digunakan untuk menunjang hubungan interpersonal yang baik adalah dengan melaksanakan komunikasi transaksional,yaitu komunikasi secara timbal balik yang mengikuti prinsip keadilan (equity) dalam berkomunikasi,kemudian,di luar masalah cara berkomunikasi jika dalam hubungan terjadi konflik maka harus membuat strategi penyelesaian yang terbaik

 a. menghindari,mengelola dan ,menyelesaian komflik untuk menghindarkan,mengelola atau menyelesaian suatu konflik harus:

 1. mengadapkan sikap proaktif dari pada reaktif
 2. herhati-hati terhadap cara-cara menampilkan kemarahan khususnya atau kasus kecil
 3. membuang pikiran untuk menyalahkan orang lain,selesaian masalah
 4. kemudian mencari pola-pola penyelesaian yang mudah (umum) sesegera mungkin
 5 . menghindarkan cara-cara penanganan yang menambah masalah
 6. menarik kebijaka lemah atau yang salah dalam cara menyelesaikan  masalah sebelum orang lain melakukan penyelesaian masalah dengan cara yang salah tersebut.
 7. memperbaiki hubungan lebih baik dengan pihak lain bila dimungkinkan untuk itu

 b. tahap penyelesaian konflik
  1. mengenali konflik yang terjadi
  2. jindarkan, kurangi, atau matikan "bom waktu"yang memicu masalah dan bagaimana cara melakukannya
  3. tajamkan keterampilan-keterampilan apa yang diperlukan.

 ada 3(tiga) hal yang menjadi konflik terjadi pada saat ini yakni:
 1. konflik yang ditimbulkan oleh konflik pada masa lalu yang terbawa pada di saat sekarang
 2. reaksi spontan yang terjadi dalam waktu yang kritis pada saat melakukan pertemuan
 3. akumulasi respon dari beberapa komunikasi atau situasi jelek yang tidak menyenangkan salah satu pihak.

 c. derajat konflik
 1). konflik informal: konflik tidak resmi yang sering kali dapat diselesaikan secara cepat tanpa campur tangan pihak lain
 2). konflik resmi yang memerlukan lebih banyak perhatian,mengharuskan keterampilan khusus untuk menyelesaikan dan memahami apa yang harus didengar,diketahui,dan dilihat oleh para penengah,pegawai,atau para atasan



  KELOMPOK 9:
            KETUA                      : TRI SUHENDRA
            SEKERTARIS           : RIZKI SUMANTRI
          ANGGOTA                  : 1.GUNTUR WIBISONO
                                                   2. ARYANDI